SUARA BANDUNG BARAT - Segenap mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut serta melakukan peringatan reformasi 98 yang ke-25 tahun 2023 ini.
Peringatan reformasi dimaksudkan sebagai salah satu ujud untuk merawat ingatan terhadap cita-cita reformasi yakni pembumisasian nilai-nilai kesetaraan dan kebebasan.
"Kita perlu merawat ingat, agar cita-cita semangat reformasi tidak pudar seiring dengan perkembangan bangsa dan negara hari ini," tutur Gilang Ramadhan, Mentri Kajian Isu Strategi Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Bandung.
Acara memperingati peringatan reformasi 98 tersebut diisi oleh seganap mahasiswa UIN Bandung dengan menonton bersama film Di Balik '98.
Ketika ditanya alasan kenapa dipilih film tersebut, karena film produksi MNC Pictures tersebut dinilai memberikan pemaknaan lain tentang demonstrasi mahasiswa untuk menuntut reformasi.
"Di sini kita melihat bagaimana reformasi 98 ternyata banyak memberikan dampak psikologis dan sosiologis terhadap masyarakat Indonesia, terutamanya masyarakat etnis Tionghoa, mereka juga ternyata ada yang turut memperjuangkan reformasi sebagaimana film ini menggambarkannya," tutur Maulana Ihsan, staf khusus DEMA UIN Bandung dalam sesi diskusi pascanonton bersama.
Selain itu, DEMA UIN Sunan Gunung Djati juga memberikan sikap terkait upaya penuntasan segala bentuk pelanggaran HAM berat masa lalu yang pada hari ini belum menemukan titik terangnya.
Isi pernyataan sikap itu ialah:
PERNYATAAN SIKAP
DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA
UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
Baca Juga: Cek Fakta: Gubernur Lampung Diproses Hukum? Bima Jadi Sebab Utamanya?
Bahwa ingatan kolektif sebuah bangsa menjadi penting artinya. Apalagi suatu peristiwa yang di dalamnya terjadi pelanggaran hak-hak dasar manusia secara terang-terangan.
Sebabnya, DEMA UIN Sunan Gunung Djati Bandung memberikan sikap :
1. Akan selalu mengingat dan menuntut agar kasus pelanggaran HAM berat masa lalu dituntaskan dan diberikan keadilan bagi para penyintasnya;
2. Bahwa ingatan kolektif sebuah bangsa adalah penghubung-pengikat bagi mereka yang sadar atas sejarah sehingga mereka yang dikerdilkan dalam peristiwa pelanggaran HAM hatus dipastikan keadilannya. Ketidakseriusan terhadap upaya memberikan keadilan adalah bahasa lain atas pencorengan citra dan identitas bangsa;
3. DEMA UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyokong penuh tindakan pemerintahan untuk memberikan kepastian hukum dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan terhadap upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu;
4. DEMA UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendukung upaya rekonsiliasi bangsa atas kejahatan HAM berat masa lalu jika telah benar-benar terang kepastian hukum dan kebenarannya. Terangnya tersebut melebihi sinarnya mentari. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya terhadap komitmen merealisasikan cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus