SUARABANDUNGBARAT - Duh Coklat Bisa Bikin Asam Lambung Parah? Pengidap Gerd Wajib Tahu Saran Dokter Ahli Ini.
Seorang spesialis gastroenterologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia telah mengungkapkan bahwa konsumsi coklat secara berlebihan dapat memperburuk kondisi asam lambung dan menyebabkan gangguan lambung yang serius.
Pasien yang menderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yang merupakan kondisi di mana isi lambung naik ke kerongkongan, mungkin akan mengalami dampak yang lebih buruk jika mereka terus makan coklat dan makanan tertentu.
Apa itu GERD?
Dilansir dari tayangan Youtube RS Universitas Indonesia, GERD adalah penyakit yang terjadi ketika isi lambung kembali ke atas ke arah kerongkongan, menyebabkan gejala yang tidak nyaman.
Dokter Profesor Arief, seorang spesialis penyakit dalam dan gastroenterologi, menjelaskan bahwa gejala utama GERD termasuk rasa panas dan terbakar di dada serta rasa pahit di mulut.
Bahaya Konsumsi Coklat Berlebihan
Konsumsi coklat dalam jumlah berlebihan dan beberapa makanan tertentu seperti keju dan makanan berlemak dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan.
Hal ini membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan, yang dapat menyebabkan gejala GERD menjadi lebih buruk. Selain coklat, faktor lain seperti merokok, minum alkohol, makanan pedas, stres, dan kebiasaan tiduran setelah makan juga dapat memicu atau memperparah kondisi GERD.
Pengobatan dan Pencegahan GERD
Pengobatan GERD terutama terdiri dari dua prinsip utama: menghilangkan gejala dan mencegah komplikasi. Untuk mengatasi gejala, pasien dapat dimodifikasi gaya hidup mereka, termasuk mengontrol berat badan jika mereka obesitas, menghindari makanan dan minuman pemicu seperti coklat, alkohol, dan merokok, serta mengelola stres. Obat-obatan juga dapat digunakan untuk mengurangi produksi asam lambung.
Namun, jika pasien masih mengalami gejala GERD meskipun telah mengadopsi gaya hidup yang sehat dan minum obat, maka mungkin perlu melakukan pemeriksaan lanjutan seperti pH metri impedance untuk menilai sejauh mana asam lambung naik ke kerongkongan. Jika ditemukan tanda-tanda komplikasi serius, seperti kerusakan kerongkongan yang parah, tindakan operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Dokter Profesor Arief mengungkapkan bahwa kasus GERD semakin meningkat dalam masyarakat, dan sering kali pasien datang dengan komplikasi yang serius.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong