SUARA BANDUNG BARAT - Panggung artis Tanah Air sekarang ini sedang menjadi sorotan publik, lantaran muncul tudingan membuat sepi pasar imbas turut andil jualan online.
Bahkan, sebelumnya nama-nama publik figur yang sudah malang melintang di dunia hiburan Indonesia turut mempromosikan situs judi online di media sosial.
Sebagai sesama artis dari luar lingkaran tersebut, Vega Darwanti menyayangkan, banyak rekan kerjanya yang tersandung masalah hukum di bidang yang mestinya sudah mereka kuasai.
"Aku juga nggak paham. Padahal menurut aku justru mereka ini notabene teman-teman artis yang udah punya jam terbang," kata Vega Darwanti di kawasan Tendean, Jakarta.
Artis-artis ini mestinya bisa lebih berhati-hati dalam memilih tawaran kerja sama dengan pihak ketiga manapun.
Sama seperti yang selama ini dilakukan Vega Darwanti, ia menerapkan seleksi ketat dalam memilih kontrak endorsement.
"Aku sendiri kalau sifatnya kayak endorse, aku termasuk yang difilter dulu sih. Orang kadang produk bener aja sudah nggak amanah," kata Vega.
Selain seleksi ketat, Vega Darwanti biasa langsung menolak tawaran endorsement bila memang produk yang disodorkan tidak biasa ia pakai.
Penting untuknya mengetahui detail produk yang akan dipromosikan.
"Aku kalau emang nggak kompeten di bidang itu, aku nggak mau. Orang netizen juga tahu Vega Darwanti jarang main game," katanya.
"Aku ingin iklanin sesuatu yang aku paham, kayak baju, skin care. Kalau di luar yang aku paham, biasanya aku nggak terima," tambah sang presenter.
Di samping itu, Vea Darmawanti juga tidak sepenuhnya menyalahkan para artis. Ia yakin mereka kecolongan, karena awam dengan konsep judi online.
"Entah itu kecolongan, entak sistem di awal programnya gimana, aku nggak paham. Cuma kalau yang awam kan emang nggak bisa bedain mana judi mana game online," kata Vega.
Sebab itu, Vega mengimbau kepada sesama rekan artis yang sekarang terjerat kasus promosi judi online, agar ke depan merekrut tim endorsement yang punya pengetahuan lebih luas tentang hal-hal menyimpang semacam itu.
Cara paling mudah, dikatakan Vega Darwanti tidak perlu lagi menerima tawaran kerja sama atau endorsement kalau memang tidak familia dengan produk yang disodorkan.
"Jadi, nggak perlu semua endorse diambil," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal