Kabar tidak sedap datang dari Ganjar Pranowo. Orang nomor satu di Jawa Tengah (Jateng) itu dikabarkan mundur dari PDIP karena tersandung kasus korupsi KTP elektronik.
Namun, kabar itu merupakan konten yang dimanipulasi. Tak ada informasi mundurnya Ganjar Pranowo dari PDIP.
Kabar itu diunggah dalam bentuk video. Narasi dalam video menjelaskan mengenai dugaan keterlibatan Ganjar dalam kasus korupsi KTP elektronik yang sebelumnya pernah beredar.
Narasi yang dituliskan adalah “Seluruh Berkas Di Serahkan Ke Megawati Ganjar Resmi Keluar Dari Pd1 Gara2 Kasus Besar Ini“.
Salah satu kanal YouTube mengunggah video dengan klaim tersebut. Hal itu dilakukan Ganjar karena keterlibatannya dalam kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik.
Setelah menonton keseluruhan video, tak ada informasi yang menjelaskan tentang pengunduran Ganjar dari partai yang mengusungnya sebagai Calon Presiden (Capres) tersebut.
Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel yang diunggah RMOL dengan judul “Dugaan Keterlibatan Ganjar di Kasus KTP-el Kembali Muncul, Ganjalan Megawati Mengusung di Pilpres.”
Dalam artikel yang diunggah pada 25 Maret 2023, menjelaskan tentang beredarnya daftar nama-nama politisi yang diduga menerima aliran kasus korupsi KTP Elektronik. Termasuk ada nama Gubernur Jateng itu.
Dalam artikel RMOL yang lain, disebutkan daftar nama tersebut beredar melalui pesan WhatsApp. Daftar nama ini tersaji dalam bentuk infografis yang dibuat pada 2017 dan pernah beredar sebelumnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Sri Mulyani Digruduk Agar Mundur dari Kabinet
Hingga saat ini, tidak ada informasi pengunduran diri Ganjar dari media yang kredibel atau informasi resmi dari PDIP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica