Seluruh kader Partai Demokrat akan berkumpul di Jakarta. Dalam rangka mengawal Mahkamah Agung (MA) memutuskan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.
"Mengerucut untuk suatu waktu yang tepat, akan datang ke Jakarta dalam jumlah yang besar," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan.
Hinca berharap MA dapat memberikan keputusan tanpa adanya intervensi. Dia menyebut para kader itu akan datang ke Jakarta, jika waktunya sudah tepat.
"Pastilah kami alirkan energi itu sebagai energi yang demokratis ya, energi yang mempunyai nilai untuk memberi penguatan kepada lembaga yudikatif kita, Mahkamah yang Agung ini, tidak tergoda dengan yang didengar banyak orang," katanya.
"Atau tidak tergoda dengan intervensi pihak manapun, karena memang Mahkamah Agung menurut UU dan konstitusi kita haruslah mengambil keputusan yang sesuai dengan faktanya, hati nuraninya," katanya.
Tak hanya kader daerah, kata Hinca, sejumlah elite Partai Demokrat juga akan turun ke jalan untuk mengawal putusan PK Moeldoko. Salah satunya SBY dan juga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Kalau Pak SBY turun, pastilah AHY turun sebagai pemimpin tertinggi partai," kata Hinca.
Berita Terkait
-
PK Moeldoko Soal Kepengurusan Demokrat Kubu AHY, Jaringan Nusantara: MA Harus Diawasi
-
Puan Maharani dan AHY Bertemu, Hubungan Megawati-SBY Membaik?
-
Kilas Balik Konflik PDIP dan Demokrat Jelang Pertemuan Puan Maharani-AHY
-
Pertemuan Puan dan AHY Bukan Wacana Biasa, Ternyata Hanya Tinggal Menunggu Tanggal yang Tepat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi