PSM Makassar wajib memenangkan laga kontra Yangon United FC demi tiket ke fase grup AFC Cup.
Setidaknya, pelatih Bernardo Tavares masih punya peluang untuk membobol gawang Yangon United.
PSM Makassar punya Donald Bissa yang punya pengalaman bermain di Myanmar. Diketahui, pemain asal Pantai Gading itu pernah membela Manaw Myay, salah satu klub bola di Myanmar dan jadi top skor.
Bernardo mengakui anak asuhnya kurang maksimal di beberapa pertandingan. Mereka bahkan membuang peluang.
"Kadang-kadang kita menang tapi kita tidak buat banyak peluang dan di lain hal kita banyak peluang tapi kita tidak menggunakan peluang itu," kata Bernardo.
Diketahui, PSM sudah tiga kali mewakili Indonesia di AFC Cup, sejak tahun 2019. Kendati demikian, Yangon United bukanlah lawan yang mudah.
Yangon United merupakan kandidat juara liga Myanmar di musim ini. Mereka hanya menelan dua kali kekalahan dan satu kali imbang dari 15 laga yang dilakoni.
Harus Kerja Keras
PSM Makassar memulai kompetisinya di AFC Cup. Pasukan Ramang akan menghadapi wakil Myanmar, Yangon United FC di babak kualifikasi AFC Cup 2023/2024.
Baca Juga: Soal Relawan Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024, Gibran Sebut Masih Menunggu Arahan dari Partai
Pertandingan akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali pada Rabu, 23 Agustus 2023, besok.
PSM Makassar terpaksa menumpang stadion lantaran Gelora BJ Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan tak lolos verifikasi AFC.
Skuad asuhan Bernardo Tavares tampaknya perlu bekerja keras menghadapi Yangon Squad. Mereka tampil kurang konsisten di Liga 1.
Pada dua laga terakhir, mereka tampil kurang epik. Wiljan Pluim dan kawan-kawan menelan kekalahan dari Bali United dan Persebaya Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Kronologi Lengkap Polemik LCC Kalbar yang Viral, dari Protes Josepha hingga Tawaran Beasiswa
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan