Senjata tradisional merupakan salah satu produk kebudayaan yang sering kali menandakan suatu fungsi sosial.
Senjata ini biasanya digunakan untuk berlindung dari serangan musuh, berladang, berburu, hingga untuk keperluan upacara adat.
Nah, di daerah Bali masih mempunyai senjata tradisional yang eksis hingga sekarang.
1. Keris Tayuhan
Keris Tayuban merupakan keris yang berasal dari kebudayaan kerajaan zaman dahulu, yakni kerajaan Majapahit. Masyarakat Bali menganggap bahwa keris tersebut sebagai simbol dan juga identitas diri. Bukan hanya itu, tetapi Keris tersebut juga memiliki nilai-nilai sakral yang tinggi.
Maka dari itu mereka memperhatikan keris tayuhan baik dari segi perawatan atau penyimpanannya. Sedangkan dari segi fungsinya, keris tayuhan biasanya digunakan sebagai sarana perlindungan diri terutama pada saat adanya peperangan.
Tetapi seiring perkembangan zaman. Fungsi dari keris tersebut beralih menjadi sebagai benda pusaka yang dilengkapi dengan berbagai hiasan. Baik itu hiasan pada gagang, bilah, atau pada sarungnya.
Keris tayuhan ini biasanya dibersihkan pada saat adanya ritual pergantian tahunan dan juga ritual keagamaan lainnya yang diselenggarakan di Bali.
2. Penampad
Baca Juga: Kalah Beruntun, Pemain Bali United Kini Istirahat Penuh Seusai Lakoni 3 Pertandingan Dalam 8 Hari
Penampad merupakan senjata tradisional yang berasal dari Bali dan memiliki berbagai macam manfaat. Senjata ini biasanya digunakan untuk memotong bambu, memotong rumput dan juga sebagainya.
Penampad mempunyai bentuk yang simpel dan tidak jauh berbeda seperti pisau. Bedanya hanya pada panjang mata panampad yang berukuran lebih panjang dibandingkan dengan pisau modern.
Penampad selalu digunakan oleh masyarakat Bali dari kalangan manapun, hal tersebut juga masih berlaku saat ini.
3. Wedhung
Wedhung merupakan senjata tradisional yang memiliki lambang dari kesiapan melakukan pengabdian seorang bawahan pada atasannya.
Hal tersebut mengandung arti bahwa jika seorang bawahan telah mengangkat wedhugnya dapat dianggap sebagai sumpah setia pada atasan hingga pada akhir hayatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics