Suku Dayak memiliki banyak ritual adat atau upacara adat yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.
Salah satu ritual adat ini adalah Mangenta, sebuah ritual adat suku Dayak yang berasal dari Kalimantan Tengah.
Mangenta merupakan tradisi turun menurun suku Dayak untuk menyambut masa panen padi.
Dikutip dari laman Kemdikbud, Mangenta ini diadakan oleh para petahi sebagai pengungkapan rasa syukur mereka atas musim panen padi.
Selain itu, masyarakat suku Dayak menggelar tradisi Mangenta untuk mencegah perkembangbiakan hama padi seperti tikus, burung, atau serangga.
Menurut masyarakat suku Dayak, tradisi Mangenta dipercaya memiliki nilai spiritual yang tinggi.
Dalam prosesinya, Mangenta memiliki istilah adat yaitu prosesi kuman behas taheta yang memiliki makna memakan beras batu.
Pelaksaan Mangenta ini juga disiapkan berbagai macam hidangan khas Dayak Kalimantan Tengah.
Salah stau hidangan yang biasanya disiapkan adalah Kenta, sebuah kudapan yang terbuat dari beras ketan.
Baca Juga: Cedera Saat Perkuat Timnas Indonesia, PSSI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Irfan Jauhari
Kenta dipanggang dan ditumbuk dalam lesung padi dan umumnya sajian ini hanya ada di acara-acara khusus, seperti upacara adat atau pernikahan suku Dayak-Ngaju.
Tradisi Mangenta ini biasanya diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng secara besar-besaran setiap tahunnya.
Penyelenggaraan itu disebut Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di mana para peserta yang mengikuti lomba festival itu datang menggunakan pakaian daerah setempat seperti pakaian petani atau kebaya daerah.
Kemudian, kriteria penilaian kompetisi ini adalah kerja sama atau tanggung jawab dalam pembagian tugas, teknik dan proses pembuatan.
Bahkan sebuah kecepatan dan ketepatan waktu, kesempurnaan dan rasa serta kebersihan dan penyajian juga turut dinilai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Resensi Buku Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga: Warisan Revolusi Oktober 1917.
-
Kiky Saputri Dikecam karena Candaan Seksis ke Member NCT WISH, Lapor Pak Turun Tangan
-
Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
4 HP Motorola Terbaru di Indonesia: Chipset Kencang, Kamera Bagus Ungguli iPhone
-
Kasus Kekerasan Pelajar di Cianjur Memanas, 11 Saksi Diperiksa Polisi untuk Bongkar Motifnya
-
Sinopsis Evil Dead Burn, Reuni keluarga Berubah Jadi Mimpi Buruk
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan