Operasi amputasi atau tindakan menghilangan bagian tubuh ini ternyata sudah ada sejak 31.000 tahun yang lalu.
Menariknya, bukti dari temuan amputasi yang berusia 31 ribu tahun ini berada di Kalimantan Timur.
Bukti ini ditemukan dari penemuan kerangka manusia di Gua Liang Tebo, di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.
Dikutip dari laman Kemdikbud, penemuan ini dianggap sebagai bukti paling awal dari tindakan medis yang kompleks.
Terlebih bukti tindakan medis berusia puluhan ribu tahun ini lebih awal dibandingkan operasi sejenis yang ditemukan di situs-situs lain di dunia.
Penemuan ini dilakukan tim arkeolog Indonesia dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas), yang sekarang menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Tim tersebut bekerja sama dengan tim arkeolog Australia dari Griffith University, dan didukung tim dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur.
Penemuan ini ditulis dalam laporan kajian yang diterbitkan di jurnal Nature edisi 7 September 2022.
Dalam jurnal tesebut disebutkan bahwa temuan sisa-sisa kerangka individu muda dari Kalimantan yang sepertiga distal kaki kiri bawah mereka diamputasi, mungkin saat masih anak-anak.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Paser di Kaltim, Raja Pertama Seorang Wanita
Individu tersebut selamat dari prosedur tersebut dan hidup selama 6–9 tahun setelahnya, sebelum jenazahnya sengaja dikuburkan di Gua Liang Tebo, yang terletak di Kalimantan Timur.
Temuan ini berada kawasan karst batu kapur yang berisi beberapa seni cadas tertua di dunia juga.
Bukti awal yang tidak terduga mengenai keberhasilan amputasi anggota tubuh ini menunjukkan bahwa setidaknya beberapa kelompok manusia modern yang mencari makan di Asia tropis telah mengembangkan pengetahuan dan keterampilan medis yang canggih jauh sebelum transisi pertanian Neolitikum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja