Suara.com - Keputusan Facebook Inc membeli WhatsApp sebesar 19 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp288 triliun memberikan dampak positif terhadap saham perusahaan. Pada penutupan perdagangan Kamis (20/2/2014) atau Jumat pagi WIB, saham Facebook langsung naik 2,3 persen menjadi 69,83 dolar.
Akuisisi yang dilakukan Facebook ini juga membuat indeks saham Standard & Poor terangkat 0,6 persen. Transaksi pembelian WhatsApp oleh Facebook merupakan yang terbesar di dunia untuk bisnis jaringan sosial.
Terakhir kali terjadi transaksi besar di industri media sosial adalah ketika Time Warner melakkan merger dengan AOL pada 2001 dengan nominal 124 miliar dolar.
Akuisisi yang dilakukan Facebook merupakan transaksi terbesar keempat di sepanjang tahun ini. Ketika membeli Time Warner Cable Inc, Comcast Corp mengeluarkan dana 45,2 miliar dolar Amerika. Sementara itu, Atctavis Plc menggelontorkan 21 miliar dolar Amerika untuk membeli Forest Laboratories dan terakhir Suntory Holding Ltd sepakat membayar 16 miliar dolar Amerika untuk mendapatkan Beam Inc. (Bloomberg)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
-
Stok Emas Fisik Pegadaian Menipis, Antrean Cetak Mengular
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani