Suara.com - Indeks saham di kawasan Asia berhasil bangkit dari zona merah. Indeks Topix di Jepang naik 1,2 persen dan indeks Kospi di Korea bergerak naik 0,8 persen. Peningkatan indeks di dua negara tersebut dipicu rencana SoftBank Corp untuk membeli saham Line Corp.
Saham Naver Corp yang merupakan perusahaan induk Line Corp melonjak 7,5 persen di pasar modal Korea. Sedangkan saham SoftBank Corp juga meningkat 4,1 persen di bursa Tokyo. Line adalah aplikasi pesan mobile yang bisa digunakan di smartphones. Kabar tentang penjualan saham Line muncul setelah Facebook Inc membeli aplikasi pesan mobile WhatsApp.
Di Hongkong, indeks Hang Seng hanya naik tipis 0,1 persen dan nasib yang sama juga dialami indeks Straits Times di Singapura. Sedangkan indeks Taiex di Taiwan sedikit lebih baik yaitu naik 0,2 persen.
“Harga saham masih murah mengigat tingginya keuntungan yang diperoleh perusahaan Jepang diprediksi mencapai titik tertinggi pada Maret dan akan naik lagi pada tahun berikutnya,” kata Ryota Sakagami, analis di Nikko Securities.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia dan Indeks Shanghai Composite di Cina justru turun. Indeks Shanghai Composite turun 2 persen dan ISH juga tergelincir 1 persen ke level 4.577,291. Volume perdagangan 4,2 miliar lot dengan nilai transaksi Rp5 triliun. (Bloomberg/RTI)
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara