Suara.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan enggan menerima puluhan pilot Merpati yang mendatangi Kantor Kementrian BUMN, pada Senin (3/3) menuntut kejelasan yang belum diterima sejak Desember 2013.
"Saya sudah pernah menerima mereka (Asosiasi Pilot Merpati). Sekarang biarkan mereka menemui pak Wahyu (Deputi Infrastruktur Bisnis), karena lebih tahu detilnya," kata Dahlan, di ruang kerjanya di Kantor BUMN, Jakarta, Senin (3/3/2014), seperti dikutip dari Antara.
Menurut Dahlan, para pilot tersebut menemui dirinya atau deputi, sama saja namun deputi lebih mengetahui detil persoalannya. Mantan Dirut PT PLN ini pun mengungkapkan bahwa deputinya lebih mengikuti setiap perkembangan maskapai tersebut termasuk program penyelamatan dan kondisi terakhir Merpati.
Sejak pukul 07:00 WIB sekitar 40 pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Merpati sudah berada di lobi bagian belakang Kantor Kementerian BUMN. Mengenakan seragam lengkap kemeja putih celana hitam dan topi, para pilot tampak duduk-duduk dan saling berdiskusi sambil menunggu diterima deputi.
Namun hingga pukul 08:30 WIB para penerbang tersebut belum juga diterima oleh pejabat Kementerian BUMN. Seorang pilot menuturkan, sesungguhnya para pilot akan menemui Dahlan pada pukul 05:30 WIB saat Dahlan usai melakukan senam pagi di kawasan Monas.
Namun diputuskan jam 07:00 WIB supaya seluruh para pilot yang ingin menemui Dahlan bisa berkumpul terlebih dahulu. etua Umum APM Sarjito yang juga mengkoordinir para pilot tersebut belum merinci lebih lanjut perihal kedatangannya. "Nanti saja, setelah ada pertemuan, dan kita diterima," ujarnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Sedang Gali Kubur Kapitalisme, Tapi Dihalangi 'Musuh dalam Selimut'
-
Dahlan Iskan dan Nany Widjaja Resmi Tersangka Kasus Penggelapan dan Pemalsuan, Ini Versi Jawa Pos
-
Direktur Jawa Pos: Sengketa Hukum dengan Dahlan Iskan Murni Persoalan Aset
-
Kini Jadi Tersangka, Dahlan Iskan Sempat Minta Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan
-
Gurita Bisnis dan Harta Fantastis Dahlan Iskan: Ironi di Tengah Status Tersangka Penggelapan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!