Bisnis / Makro
Senin, 03 Maret 2014 | 12:18 WIB
Sentra penjualan emas, Permata Cikini di Jalan Pegangsaan Barat, Jakarta, Sabtu (15/2). [MATAMATA/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Harga emas dunia naik menyusul eskalasi politik yang terjadi di Ukraina. Harga emas Bullion naik 1,4 persen menjadi 1.344,87 dolar Amerika per ounce dan diperdagangkan 1.342,5 dolar Amerika per ounce di Singapura.

Di sepanjang bulan lalu, harga emas sudah naik 6,6 persen dan 3,2 persen pada Januari. Pada 26 Februari lalu, harga emas mencapai titik tertinggi dalam 17 tahun terakhir di posisi 1.345,46 dolar Amerika per ounce.

“Risiko geopolitik di Ukraina telah membuat emas menjadi investasi yang paling diincar. Investasi emas dianggap masih bisa bertahan,” kata Victor Thianpiriya, analis dari Australia & Nw Zealand Banking Group.

Di Cina yang merupakan negara konsumen emas terbesar, volume untuk kontrak di Shanghai Gold Exchange turun 11.581 kg pada 25 Februari lalu, posisi terendah sejak 12 Februari.

Harga emas berjangka untuk April naik 1,8 persen menjadi 1.345 dolar Amerika per ounce di Comex. Sebelumnya, harga emas di Comex di level 1.342,40 dolar Amerika per ounce.

Sementara itu, harga emas di Indonesia masih tidak berubah. Dikutip dari laman logammulia.com, harga emas 1 gram tetap Rp551.000, 5 gram Rp522.000, 10 gram Rp517.000, 50 gram Rp513.000, 100 gram Rp512.500, 250 gram Rp512.000 dan 500 gram Rp511.600. (Bloomberg)

Load More