Suara.com - Yayasan Danamon Peduli dan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Kota Administrasi Jakarta Utara menjalankan program pengelolaan sampah di lingkungan RW 07 Kelurahan Marunda. Kegiatan ini merupakan salah satu tahap dari Program Pelestarian Ikon Regional (PIR) di Kelurahan Marunda di mana salah satu cagar budaya “Rumah Si Pitung dan Masjid Al-Alam” masuk dalam “12 Destinasi Jalur Wisata Pesisir Jakarta Utara.”
Dalam kegiatan ini, Yayasan Danamon Peduli sekaligus meresmikan Bank Sampah yang diberi nama Bank Sampah Sejahtera yang pengelolaan selanjutnya akan dilakukan oleh Koperasi Jasa Marunda Sejahtera,. Setelah peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan para warga bergotong-royong membersihkan lingkungan di wilayah RT masing-masing.
Pendirian Bank Sampah Sejahtera oleh Yayasan Danamon Peduli di lingkungan RW 07 Kelurahan Marunda ini mendapatkan dukungan dana Qordhu Hasan dari Unit Usaha Syariah Danamon, hingga tahun 2013 penyaluran dana Qordhu Hasan melalui program Pelestarian Ikon Regional di Marunda adalah sebesar Rp 141.499.000,-
Pendirian Bank Sampah Sejahtera dan aksi gotong-rotong warga untuk membersihkan lingkungannya ini dilakukan dalam rangka dimulainya pengelolaan sampah di tingkat komunitas dan penyadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan. Untuk melengkapi sarana dan prasarana kebersihan lingkungan ini, Yayasan Danamon Peduli bersama dengan Sudin Kebersihan Jakarta Utara menyerahkan Gerobak Motor Pengangkut Sampah.
Bonaria Siahaan, Executive Director Yayasan Danamon Peduli menyatakan bahwa Bank Sampah Sejahtera ini diperuntukkan bagi masyarakat Marunda, baik yang berada dalam wilayah RW.07 dan tentu saja terbuka pula untuk penghuni Rumah Susun Marunda dan warga sekitarnya. Pendirian Bank Sampah Sejahtera sejalan dengan tujuan program Yayasan Danamon Peduli yang menekankan pada pemberdayaan masyarakat dalam rangka melestarikan dan membangun lingkungannya.
“Harapan kami dengan keberadaan Bank Sampah Sejahtera masyarakat akan semakin terdorong untuk secara kolektif menjaga kesehatan lingkungannya melalui pengelolaan sampah terpadu. Selain Bank Sampah Sejahtera, di beberapa RT juga telah terbentuk sistem pengangkatan sampah secara teratur atas swadaya masyarakat,” kata Bona, dalam siaran pers, Senin (3/3/2014).
Pada akhir serangkaian acara,dilakukan pengasapan (fogging) di seluruh wilayah RW 07 sebagai antisipasi wabah demam berdarah yang sering kali terjadi di musim penghujan seperti saat ini.
Berita Terkait
-
OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon
-
Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026
-
Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju