Suara.com - Kepercayaan investor asing kepada Indonesia diyakini sudah mulai pulih. Ini dilihat dari mengalir derasnya dana asing yang masuk pada Januari hingga minggu pertama Maret 2012.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo mengatakan, jumlah dana asing yang masuk pada Januari hingga minggu pertama Maret 2014 sekitar Rp38 triliun. Jumlah itu lebih besar dibandngkan dana asing yang masuk di sepanjang 2013.
“Kalau dari data yang kita punya, dana asing yang masuk di sepanjang tahun lalu itu jumlahnya Rp28 triliun. Sedangkan di tahun ini, hingga minggu pertama Maret jumlahnya sudah mencapai Rp38 triliun. Jadi, dana asing yang masuk pada tiga bulan pertama tahun ini sudah lebih banyak dibandingkan total dana asing yang masuk di sepanjang tahun lalu,” kata Agus Martowardojo di Gedung Bank Indonesia, Senin (17/3/2014).
Agus Martowardojo menambahkan, dana asing itu masuk ke Surat Utang Negara (SUN) dan juga saham. Masuknya dana asing membuat indeks harga saham gabungan serta nilai tukar rupiah menguat.
Jumat lalu, Indeks Harga Saham Gabungan mencapai posisi tertinggi di sepanjang tahun ini yaitu 4.878 sedangkan rupiah berada di level Rp11.255. Agus Martowardojo mengatakan, munculnya capres yang diterima oleh pasar langsung direspon oleh pelaku pasar.
“Reaksi pasar itu biasanya datang jauh lebih awal dari momentum, jadi ketika Indonesia mulai masuk pemilu legslatiif lalu pemilu presiden dan mulai ada pengumuman nama capres, itu kita lihat bagaimana nilia tukar menguat dan masuknya dana asing ke Indonesia,” tegas Agus Martowardojo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Catat Syaratnya! Ini Cara Gampang Dapat Diskon PLN 50 Persen, Cuma Sampai 27 Juli 2026!
-
Pantau Dulu, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.635.000 per Gram
-
Kaca Mobil Buram Bikin Bahaya? Kenali Penyebab Jamur dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Review Serial I'm Not Afraid: Drama Misteri Meksiko yang Sangat Emosional
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!