Suara.com - Serikat Pekerja PT Pelindo II (Persero) menolak pengangkatan kembali Dirut Pelindo II RJ Lino karena tidak menjalankan tugas sesuai tata kelola perusahaan (GCG) dan diduga terlibat dalam sejumlah kebijakan yang merugikan perusahaan.
"Kami meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan supaya meninjau kembali pengangkatan RJ Lino. Selama menjabat 2009-2014 kinerja yang bersangkutan dinilai penuh kontroversi dan penyelewengan-penyelewengan," kata Ketua Umum Serikat Pekerja Pelindo II Kirnoto, saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (17/3/2014) seperti dilansir Antara.
Kirnoto bersama sejumlah anggota SP Pelindo II menyampaikan surat penolakan pengangkatan dan bukti-bukti penyalahgunaan wewenang RJ Lino kepada Kementerian BUMN.
Pengangkatan kembali Lino mulai 11 Maret 2014, yang tertuang dalam Keputuan Menteri BUMN Selaku Kuasa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Nomor: SK-48/MBU/2014 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan PT Pelindo II.
"Pengangkatan Lino tidak lazim, karena RUPS digelar tanpa memintai pertanggungjawaban kinerja direksi Pelindo II atas laporan keuangan 2013," kata Kirnoto.
Sementara itu mantan Kepala Humas Pelindo II Hendra Budi yang juga ikut menyampaikan surat penolakan pengangkatan Lino tersebut mengatakan, seharusnya pemegang saham langsung berinisiatif menindaklanjuti setiap dugaan adanya penyelewengan dari setiap kebijakan yang diambil perusahaan.
"Kami sudah pernah hingga empat kali menyampaikan surat yang isinya meminta pemegang saham untuk menginvestigasi setiap dugaan pelanggaran. Tapi justru tidak didengar, dan direksi berupaya menekan setiap orang yang melapor kepada Kementerian BUMN," kata Budi, yang mengundurkan diri bersama dengan 33 orang karyawan Pelindo II lainnya.
Kerugian negara Dalam surat yang disampaikan kepada Kementerian BUMN tersebut, sederet penyalahgunaan wewenang Lino antara lain, hasil audit investigasi BPKP Nomor: SR-403/D6/02/2011 tanggal 1 April 2011, tentang investigasi pengadaan 3 Unit Quay Container Crane (QCC).
Lino diduga melakukan perbuatan melawan hukum dengan menerapkan penunjukan langsung HDHM sebagai pelaksana pengadaan 3 unit QCC, sehingga diduga menimbulkan kerugian negara sekitar 3,1 juta dolar Amerika.
Selain itu, hasil audit Kantor Akuntan Publik Tahun 2012, RJ Lino diduga melakukan pelanggaran terkait pengadaan 10 unit mobil crane dengan menunjuk langsung vendor asal China, Guangxi Narishi Century. (Antara)
Berita Terkait
-
Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang
-
Danantara Gaspol Bentuk Holding BUMN Maskapai, Target Semester I-2026 Rampung
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
Antisipasi Risiko Fraud, Asosiasi Investigator Internal Resmi Dibentuk
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot