Suara.com - Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi mengatakan berdirinya pabrik baru Kawasaki di Cikarang, Jawa Barat menunjukkan tren perubahan dari pertumbuhan investasi Jepang di Indonesia.
"Hari ini adalah tren perubahan industrialisasi Jepang di Indonesia karena ini bagian berbeda. Kalau dulu Jepang cari production source yang murah di sini, kalau sekarang mereka perlu survive datang ke pasar yang mapan ke Indonesia," jelas Lutfi yang juga mantan duta besar Indonesia untuk Jepang itu.
Ia menambahkan, pada tahun 2010 investasi Jepang di Indonesia sebesar 716 juta dolar Amerika, saat ini meningkat menjadi 4,7 miliar dolar Amerika. Jumlah itu meningkat hampir enam kali lipat.
"Indonesia bukan hanya membeli produksi Indonesia sendiri dengan teknologi Jepang tapi membuat Indonesia menjadi basis industri, tidak hanya nasional tapi pasar global," tambah Lutfi.
Setelah masuk ke Indonesia tahun 1994, produksi Kawasaki di Indonesia dimulai sejak 1995, dan awalnya hanya memproduksi motor bebek.
Pasar Indonesia tumbuh dengan cepat tahun demi tahun dan sejak 2008, Ninja 250R diperkenalkan di Indonesia dan menjadi pilihan para pecinta motor sport. Sejak saat itu, pertumbuhan penjualan Kawasaki di kelas Premium Bike di Indonesia melesat. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Menukarkan Uang Rusak Akibat Bencana ke Bank Indonesia
-
Bareskrim: Dana Syariah Indonesia Putar Duit di Proyek Fiktif
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Merger Grab - GoTo Tersandung Saham Telkomsel, KPPU Belum Terima Notifikasi
-
Cara Menukarkan Uang Rusak Akibat Bencana ke Bank Indonesia
-
Bareskrim: Dana Syariah Indonesia Putar Duit di Proyek Fiktif
-
Lowongan Kerja BCA Terbaru 2026 untuk Berbagai Jurusan S1 dan S2
-
OJK: Tak Semua WNI di Kamboja Korban TPPO, Sebagian Adalah Kriminal
-
Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Reklamasi, 45 Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izin
-
ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750
-
Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM
-
Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?
-
Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam