Suara.com - Setelah sempat terjun bebas dari level 4.900 ke level 4.700, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia kembali bangkit dan memasuki zona hijau. Pada sesi penutupan perdagangan Jumat (11/4/2014) sore, IHSG menguat 50 poin atau 1 persen ke level 4.816.
Analis Valbury Asia Securities, Alfiansyah, mengatakan bahwa sentimen pemilu legislatif, membuat pelaku pasar akan terus menyikapi perkembangan yang terjadi terkait rencana koalisi antara partai politik untuk mencapai threshold 20 persen kursi DPR dalam mengusung pemilu presiden dan wakil presiden pada 9 Juli mendatang.
Dari sisi ekonomi Indonesia, lanjut dia, juga masih relatif stabil dan bahkan berpeluang membaik menyusul target defisit transaksi berjalan 2014 di bawah 3,0 persen dari produk domestik bruto (PDB) dan surplus aliran masuk modal asing yang tetap besar.
"IHSG BEI diperkirakan akan bergerak bervariasi," kata dia.
Volume perdagangan 4,5 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp7,3 triliun. Ada 164 saham yang naik, 119 saham turun dan 77 saham stagnan. Sejumlah saham yang naik, antara lain Unilever Indonesia, Matahari Department Store, dan United Tractor.
Sedangkan saham yang turun, antara lain Adhi Karya, Global Mediacom, dan Lippo Karawaci. (RTI/Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta