Suara.com - Credit Suisse mengaku bersalah atas dakwaan melakukan perbuatan kriminal karena membantu klien menghindar dari kewajiban membayar pajak. Ini merupakan kali pertama sebuah bank besar di Amerika Serikat mengaku bersalah dalam kasus pajak dalam dua dekade terakhir.
Bank asal Swiss itu dijatuhi denda 2,6 miliar dolar Amerika karena membantu kliennya agar terhindar dari kewajiban pajak.
“Kasus ini membuktikan bahwa tidak ada satu pun institusi keuangan, tidak peduli seberapa besar atau luas jangkauannya, yang berada di atas hukum,” kata Jaksa Agung Eric Holder.
Eric mengatakan, apabila bank melakukan perbuatan yang melanggar hukum maka Kejaksaan Agung akan mengejar kasus tersebut. Salah satu dakwaan terhadao Credit Suisse didaftarkan di pengadilan distrik di Alexandria, Virgina.
Dalam dakwaan tersebut, Credit Suisse dinyatakan melakukan tindakan melanggar hukum secara sukarela dan sengaja untuk membantu warga negara Amerika mengisi daftar pajak yang salah.
Kejaksaan Agung mengungkapkan, bank asal Swiss itu membantu kliennya untuk menyembunyikan pendapatannya dan menghancurkan catatan keuangan serta memberikan uang secara tunai dari rekening untuk terhindar dari pembayaran pajak.
Pengumuman bahwa Credit Suisse mengaku bersalah dalam dakwaan tersebut muncul tidak lama setelah aparat hukum di Amerika Serikat menuai kritik karena tidak menuntut bank besar yang punya peranan atas terjadinya krisis finansial pada 2008 lalu. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Heboh Sensus Ekonomi 2026: Ditanya soal Gaji, Warga Parno Naik Pajak?
-
Penjual Shopee Bakal Kena Potongan Pajak 0,5% Per Agustus 2026, Ini Cara Biar Tetap Bebas Pajak!
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya
-
Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan
-
Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri
-
IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga