Suara.com - Pada bulan lalu, penjualan rumah di Amerika meningkat dan mencapai titik tertinggi dalam enam bulan terakhir. Konsumen mulai memanfaatkan turunnya suku bunga pembelian rumah.
Departemen Perdagangan Amerika merilis, penjualan rumah pada April meningkat 6,4 persen menjadi 433 ribu. Sebelumnya, angka penjualan rumah pada April diperkirakan 407 ribu.
Bertambahnya lowongan pekerjaan telah meningkatkan prospek bagi industri yang selama ini berjuang untuk bisa meraih keuntungan. Harga property di pasar juga melambat sehingga menjadi lebih terjangkau untuk dibeli dan menarik minat konsumen.
“Masa-masa kebekuan sudah lewat dan saya rasa kini penjualan rumah akan terus meningkat. Sekarang lebih baik tetapi belum terlalu menguat,” kata David Berson, ekonom dari Nationwide.
Perkiraan penjualan rumah pada April di angka 395 ribu hingga 460 ribu. Pada bulan sebelumnya, penjualan rumah berada di angka 384 ribu. Angka penjualan rumah dihitung apabila sudah ditandatangani kontrak penjual dengan pembeli. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?
-
Warga Gembira Sambut Mojtaba Khamenei Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
-
Cara Iran Acungkan 'Jari Tengah' ke Trump: Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Ayatollah
-
Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
-
Tiga Kali Dikhianati? Ini Kronologi Retaknya Diplomasi ASIran
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
IHSG Mulai Menghijau Selasa Pagi, Cek Saham-saham Pilihan
-
Harga Emas Pegadaian Turun Signifikan Hari Ini
-
Ishizuka Maspion Resmi Operasikan PLTS Atap di Surabaya
-
Bank Jago Sulap Tirai Warteg Ramadan Jadi Lahan Cuan UMKM
-
Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik: Saya Cukup Pintar Kok!
-
Bursa Saham AS Berbalik Menguat di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia
-
Cara Hemat Pulang Kampung Tanpa Bikin Dompet Bolong
-
Bank BPR Koperindo Dicabut Izinnya, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah hingga Juli 2026
-
Nadiem Sebut Angka Rp6 Triliun di SPT Pajak Adalah Nilai Saham Sejak 2015
-
BEI Hadirkan Mode Syariah di IDX Mobile, Investor Tembus 220 Ribu