Suara.com - Menjelang bulan Ramadhan, pasokan elpiji 3 kilogram di beberapa daerah masih mengalami kelangkaan dan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan. Di daerah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat saja, walau PT Pertamina (Persero) telah melakukan penambahan hampir 2,95 juta tabung elpiji untuk kesiapan Ramadhan, hal tersebut ternyata tidak menjamin distribusi harga dan ketersediaan di tingkat konsumen akhir stabil.
Dalam pekan ini saja masih ditemukan kelangkaan di daerah Depok dan Jakarta Timur untuk wilayah Jabotabek, tentu hal ini harus menjadi catatan penting bagi Pertamina, mengingat di luar Jabotabek kondisi kelangkaan dan tingginya harga elpiji sudah cukup lama terjadi.
Terkait kondisi elpiji 3 kilogram saat ini, anggota DPR RI Komisi VII Rofi Munawar pun memberikan catatan. “Pengelolaan elpiji 3 kilogram memprihatinkan, hampir sepanjang tahun ini tak pernah sepi dari beragam masalah seperti distribusi, harga, dan penyelewengan berdasarkan temuan di lapangan,” demikian pernyataan pers Rofi yang disampaikan kepada suara.com.
Belum lama ini, PT Pertamina (Persero) Pemasaran Jawa Bagian Barat menambah pasokan elpiji 3 kilogram di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jakarta, dan Banten. Hal ini sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan elpiji menjelang dan selama bulan puasa tahun 2014.
Rofi memberikan catatan, kenaikan elpiji 12 kilogram yang dilakukan oleh Pertamina beberapa waktu lalu disadari telah mempengaruhi terhadap kenaikan konsumsi elpiji 3 kilogram di tingkat konsumen kelas menengah hingga bawah, bahkan di beberapa agen kecil mengatakan sudah cukup lama pasokan elpiji mengalami keterlambatan.
Kemudian di saat bersamaan adanya konversi mitan ke epiji di beberapa provinsi juga masih terkendala masalah karena kesiapan infrastruktur pendukung dan distribusi yang belum maksimal.
“Kenaikan dan kelangkaan elpiji pasti akan menambah beban ekonomi bagi masyarakat, karena di sisi lainnya harga-harga komoditas pangan juga telah mengalami kenaikan cukup signifikan saat ini,” kata Rofi.
Inventarisasi permasalahan elpiji ini tentu selama ini pasti Pertamina telah lakukan, namun ternyata realitas di lapangan masih jauh dari memuaskan. Karenanya, perlu ada rumusan yang lebih terintegrasi dalam pelaksanaan, baik secara pengawasan maupun alur distribusi. Secara nyata harga distribusi yang diserahkan ke agen, telah membuat konsumen mendapatkan elpiji yang lebih mahal.
Legislator dari Jatim VII ini mengapresiasi Pertamina yang telah menambah pasokan elpiji 3 kilogram sejak Minggu (8/6/2014), untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi saat bulan Ramadhan. Cakupan wilayah Region V meliputi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Namun, katanya, penambahan pasokan ini harus tetap diiringi dengan pengawasan dan alokasi distribusi yang baik, untuk mengindari penyimpangan dan harga yang tidak sesuai ketentuan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat
-
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?
-
Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas
-
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
-
Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026
-
Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD
-
Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!