Suara.com - PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan elpiji di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur aman.
General Marketing Operation Region V Giri Santoso mengatakan kondisi harga di wilayah tersebut berada di kisaran harga yang stabil, baik di agen maupun di pangkalan.
Sampai Mei 2014, kata Giri, konsumsi elpiji 3 kilogram di wilayah tersebut mencapai 458.010 metrik ton dan kebutuhan masyarakat terpenuhi semua.
"Untuk kuota elpiji 3 kilogram di wilayah Region V ditetapkan pemerintah sebesar 998.088 metrik ton, sampai dengan Mei ini sudah terealisasi sekitar 46 persen. Sejauh ini penyaluran elpiji 3 kilogram berjalan lancar dan stock di Region V juga berada di level aman jelang Ramadhan dan Idul Fitri sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Giri.
Meski stok sudah aman, kata Giri, Pertamina akan tetap menambah kuota untuk elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram pada bulan Ramadhan karena bisa saja terjadi peningkatan konsumsi. Penambahan kuota ini khusus untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, sedangkan Bali dan NTT tidak ditambah lagi karena cenderung stabil.
"Sebagai antisipasi lonjakan konsumsi pada bulan Ramdahan dan Idul Fitri, Pertamina juga akan melakukan upaya-upaya penambahan stock hingga pembentukan satgas. Peningkatan akan diupayakan sekitar 10-125 dari konsumsi normal sekitar 91.600 metrik ton/bulan," katanya.
Tidak hanya itu, kata Giri, Pertamina mengimbau masyarakat agar ikut mengawasi distribusi elpiji 3 kilogram yang merupakan produk subsidi pemerintah. Giri menyarankan masyarakat agar melaporkan aparat yang menyelewengkannya.
"Kami juga berharap masyarakat ikut bersama-sama mengawasi elpiji 3 kilogram dan melaporkan aparat yang melakukan penyimpangan," kata Giri.
Tag
Berita Terkait
-
Berapa Hari Lagi Bulan Puasa Ramadhan 2026? Mari Hitung Mundur
-
Doa dan Amalan di Bulan Ramadhan Agar Cepat Punya Anak Sholeh dan Sholehah
-
4 Doa Agar Usaha Lancar di Bulan Ramadhan dan Dijauhkan Rezeki yang Haram
-
Cek Fakta: Video Rumah Makan Dirusak karena Buka di Siang Hari saat Ramadan
-
20 Ucapan Maaf Bulan Ramadhan 2025, Menyentuh Hati dan Penuh Doa Harapan Baik
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global