Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka naik 5,29 poin atau 0,11 persen menjadi 4.847,43. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 2,45 poin (0,30 persen) ke level 820,31.
"Harga saham domestik yang cenderung sudah masuk dalam area jenuh jual (oversold) mendorong investor mengambil posisi beli," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Kendati demikian, ia menambahkan situasi Irak yang memanas dikhawatirkan dapat mendorong harga minyak lebih tinggi. Sentimen eksternal yang cenderung negatif itu akan membebani bursa efek Indonesia, meski dalam perspektif teknikal IHSG telah "oversold".
Dari dalam negeri, lanjut dia, sentimen yang juga dapat membebani laju indeks BEI diantaranya rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang efektif pada Juli 2014. Kenaikan TDL itu bersamaan dengan bulan puasa sehingga diperkirakan mendorong laju inflasi.
"Di tengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri, diperkirakan indeks BEI akan berfluktuasi," katanya.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya wijaya menambahkan bahwa penguatan indeks BEI pada pagi ini, bisa dimanfaatkan pelaku pasar sebagai peluang untuk kembali melakukan akumulasi saham setelah harga saham cenderung tertekan pada pekan lalu.
"Dalam fase konsolidasi ini, pelaku pasar biasanya melakukan investasi untuk jangka pendek, ada baiknya pemilihan saham secara selektif dalam melakukan pembelian," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 86,24 poin (0,38 persen) ke level 23.891,05, indeks Nikkei turun 77,00 poin (0,50 persen) ke level 15.292,28 dan Straits Times menguat 2,89 poin (0,09 persen) ke posisi 3.260,29. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe