Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (26/6/2014) dibuka menguat tipis sebesar 8,00 poin seiring dengan bursa saham di kawasan Asia.
IHSG BEI dibuka naik sebesar 8,00 poin atau 0,17 persen ke posisi 4.846,98. Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 2,08poin (0,26 persen) ke level 817,43.
"Kenaikan bursa AS turut mendorong bursa Asia, termasuk IHSG BEI yang dibuka menguat tipis pagi ini. Kenaikan bursa AS itu seiring dengan ekspektasi membaiknya pertumbuhan ekonomi AS di kuartal kedua 2014," kata Analis Samuel Sekuritas Aiza di Jakarta.
Ia mengemukakan bahwa Bursa AS juga berhasil mengabaikan sentimen negatif dari penurunan bursa-bursa di Eropa sekitar satu persen akibat memanasnya konflik di Irak.
Ia menambahkan bahwa pelaku pasar dapat mencermati saham-saham komoditas berbasis logam seperti Aneka Tambang (ANTM) dan Vale Indonesia (INCO) berpotensi menguat pada perdagangan Kamis ini seiring dengan penguatan harga Nikel dunia.
"Namun kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak berfluktuasi, seiring minimnya sentimen dari bursa regional dan juga dalam negeri," katanya.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya wijaya menambahkan bahwa penguatan indeks BEI cenderung masih terbatas, pergerakan arah baru disinyalir akan terjadi pada awal bulan Juli 2014 seiring akan dirilisnya data ekonomi dalam negeri.
"Diharapkan data-data ekonomi seperti inflasi serta neraca perdagangan Indonesia mencatatkan perbaikan sehingga IHSG BEI tidak berputar-putar dalam kisaran terbatas," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 100,31 poin (0,44 persen) ke level 22.967,01, indeks Nikkei naik 51,08 poin (0,33 persen) ke level 15.317,91 dan Straits Times menguat 7,68 poin (0,24 persen) ke posisi 3.269,44. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini
-
IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon
-
IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini
-
IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang
-
IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun