Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka melemah 8,23 poin atau 0,17 persen ke posisi 4.864,18 dipicu oleh terkoreksinya mata uang rupiah, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 2,14 poin (0,26 persen) ke level 820,69.
"Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor terhambatnya laju pergerakan IHSG BEI, pagi ini nilai tukar domestik kembali ke area negatif," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Jumat (27/6/2014).
Menurut dia, depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan berdampak buruk bagi stabilitas perekonomian Indonesia. Pelemahan rupiah, selain dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia, juga diakibatkan oleh kinerja neraca perdagangan yang masih mencatat defisit.
Selain faktor internal, lanjut dia, pergerakan IHSG juga dipengaruhi kondisi dari eksternal seperti data ekonomi AS yang berkontraksi di kuartal pertama.
"Produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat di kuartal pertama turun sebesar 2,9 persen pada tingkat tahunan. Kondisi tersebut, menambah sentimen negatif bagi pasar regional, termasuk IHSG BEI pada hari ini," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 22,37 poin (0,10 persen) ke level 23.220,20, indeks Nikkei turun 91,84 poin (0,60 persen) ke level 15.216,76 dan Straits Times melemah 7,42 poin (0,23 persen) ke posisi 3.271,15. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil
-
Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV
-
Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas
-
Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu
-
JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?
-
Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia
-
Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali
-
Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya
-
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia
-
Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun