Suara.com - Bank Mandiri bersama dengan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Mabes Polri berhasil mengungkap pelaku skimming atau penduplikasian kartu ATM yang meresahkan industri perbankan Indonesia.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada kepolisian, khususnya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, yang berhasil mengungkap pelaku kasus skimming. Semoga, hal ini berdampak positif dalam memerangi kejahatan yang merusak tatanan industri perbankan Tanah Air," ujar Senior Executive Vice President Retail Risk Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin
Penyelidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim berhasil menangkap pelaku skimming di Jalan Parung Km 19 pada 1 dan 2 Juli 2014. Pelaku memasang alat skimmer di ATM Mandiri di RS Cipto Mangun Kusumo, Arion Plaza, Plaza Senayan, dan rest area di Sentul.
Kasus ini terungkap karena wajah pelaku terekam dalam CCTV yang terdapat di mesin ATM. Selain menggunakan alat skimmer, pelaku juga memasang kamera di mesin ATM yang berfungsi untuk merekam saat nasabah menekan nomor PIN.
Setelah berhasil mendeteksi adanya skimming, Bank Mandiri melakukan tindakan preventif dengan menghubungi nasabah yang diidentifikasi menjadi korban skimming dengan jumlah saldo tertentu dan melakukan penggantian kartu untuk mencegah kerugian.
Selain itu, Bank Mandiri juga melakukan edukasi kepada nasabah tentang cara bertransaksi yang baik dan aman dengan kartu ATM-nya.
"Kami secara proaktif melakukan edukasi kepada nasabah tentang cara bertransaksi yang aman, seperti melakukan penggantian PIN secara berkala. Kami juga menyempurnakan sarana penyimpanan data di kartu (menjadi chip), melakukan patroli dan meningkatkan sarana pengawasan mesin ATM," ujar Siddik.
Agar terhindar dari kejahatan skimming, lanjut Siddik, nasabah perlu melakukan penggantian PIN secara berkala, menutup dengan tangan saat memasukkan PIN, memperhatikan benda-benda asing disekitar mulut ATM, PIN Pad, mapun disekitar mesin ATM. (Antara)
Berita Terkait
-
Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih
-
80% Nasabah Pensiunan, Bank Mandiri Taspen Jamin Kesejaheraan
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Ekonom Nilai Konsumsi Masyarakat Masih Solid di 2025, Begini Datanya
-
Panduan Cara Ganti Kartu Debit ATM BRI, BNI, dan Mandiri Kedaluwarsa
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih
-
3 Pejabat OJK Tiba-tiba Mundur, Salah Satunya Mahendra Siregar
-
Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
Digital Edge Bangun Pusat Data AI Terbesar di Bekasi Senilai Rp71 Triliun
-
BRI BFLP Specialist 2026: Strategi Human Capital Cetak Pemimpin Muda Perbankan
-
Pasar Mulai Tenang, IHSG Menggeliat 1,8%
-
Belum Puas Bea Cukai, Giliran Pegawai Pajak Kena 'Obrak-abrik' Purbaya Minggu Depan
-
Wamen ESDM Gandeng PPATK Usut Aliran Dana Tambang Ilegal Rp992 Triliun
-
OJK Sambut Keingingan Danantara untuk Jadi Pemegang Saham PT BEI