Suara.com - Perekonomian dunia pada tahun ini diprediksi akan semakin membaik. Ekonom dari Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan mengatakan, laporan data perekonomian daari sejumlah negara di kuartal kedua sudah memperlihatkan grafik yang meningkat dibandingan kuartal sebelumnya.
Kata dia, tren perekonomian dunia saat ini hampir menyerupai tahun 2011 di mana sempat memburuk pada kuartal pertama namum mulai memperlihatkan tanda-tanda positif di kuartal kedua.
“Ekonomi dunia mulai membaik ditandai salah satunya ialah kawasan Uni Eropa yang mampu keluar dari krisis eropa yang telah melanda kawasan tersebut. Ekonomi dunia akan diperkirakan membaik untuk total tahun 2014, terlihat dari membaiknya ekonomi dunia di kuartal kedua,” kata Fauzi di Jakarta, Kamis (3/7/2014).
Ichsan menambahkan, lambatnya perekonomian Cina tidak memberikan pengaruh terlalu besar terhadap perekonomian dunia. Justru perekonomian di sejumlah negara seperti India, Korea Selatan, Indonesia, Malaysia dan sejumlah negara di Eropa meningkat.
“Pada kuartal kedua tahun 2014 saja laju pertumbuhan ekonomi dunia mencapai 3,1%, sehingga diperkirakan ekonomi dunia akan membaik.pada tahun ini", tegas Fauzi.
Berita Terkait
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
-
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik