Suara.com - Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ‘Rest Area’ Jalan Tol, Senin (4/8/2014), mendatangi Kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jalan Piere Tendean, Mampang, Jakarta Selatan.
Kedatangan para pengusaha SPBU tersebut, terkait dengan surat edaran bernomor 937/07/Ka BPH/2014 yang melarang penjualan BBM jenis solar di kawasan Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dan menghentikan penjualan premium di rest area tol mulai 6 Agustus 2014.
Whari Prihartono, Ketua Asosiasi Pengusaha Tempat Istrihat Pelayanan Jalan Tol Indonesia (APTIPINDO) mengungkapkan, Kebijaksanaan ini masih bersifat parsial dan diskriminatif.
"Yang pasti sangat parsial, di tol nggak boleh di luar tol boleh," kata Whari, di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan.
Whari menegaskan, pihaknya melihat, kalau tujuannya untuk mengurangi subsidi bbm, maka tidak akan tercapai dan tidak akan efektif.
"Itu hanya memindahkan konsumen saja," tandasnya.
Mereka menginginkan agar Pemerintah, Pertamina, BPH Migas mau mendengarkan saran asosiasi terkait distribusi BBM jenis solar dan premium.
Mulai hari ini juga diberlakukan pembatasan penjualan BBM solar bukan hanya di Jawa, tetapi juga di Bali dan Kalimantan. SPBU hanya boleh menjual dari pukul 8.00 pagi sampai pukul 18.00 sore.
Berita Terkait
-
Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
OPPO Enco Air5 Pro Resmi Rilis, Senjata Baru OPPO di Pasar TWS Premium 2026
-
Minat Perjalanan Privat Naik, Pengguna Compartment Suite KAI Meningkat
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?