Suara.com - PT PLN (Persero) menyatakan melalui laporan keuangan semester I 2014, mengalami pertumbuhan laba usaha dibandingkan pada semester I tahun 2013.
Manager Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Wiyatno mengatakan, pendapatan usaha PLN pada semeseter I tahun 2014 mengalami pertumbuhan dengan nilai yang mencapai Rp145,1 triliun dibandingkan pada semester I tahun 2013 yang mencapai Rp116,7 triliun.
"Pertumbuhan kita per tahunnya naik sebesar Rp28,4 triliun atau 24,3%", ujar Bambang, di Kantor PLN Jakarta, Rabu (6/08/2014).
Bambang menuturkan, kenaikan pendapatan usaha tersebut disebabkan oleh kenaikan volume penjualan kWh tenaga listrik dari tahun 2013 sampai tahun 2014.
Dia menambahkan, untuk beban usaha PLN pada semester I tahun 2014 tercatat sebesar Rp118,5 triliun atau meningkat 20,5% dibandingkan semester I 2013 sebesar Rp98,3 triliun.
"Meningkatnya beban usaha, akibat peningkatan konsumsi dan kenaikan harga bahan bakar", ujar Bambang di Kantor PLN Jakarta, Rabu (6/08/2014).
Dengan demikian menurutnya, laba usaha perseroan PLN pada semester I tahun 2014 mencapai Rp26,6 triliun sehingga mengalami peningkatan dibandingkan semester I tahun 2013 yang mencapai Rp18,4 triliun.
"Laba kami meningkat sebesar Rp8,2 triliun tau mencapai 44,8%", pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya