Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk kelompok kerja (Pokja) Keuangan Berkelanjutan. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengatakan, tujuan dibentuknya pokja itu adalah mendukung pengelolaan lingkungan hidup sebagai amanat dari nota kesepahaman yang diteken OJK dengan Kementerian Lingkungan Hidup.
Muliaman mengatakan, peningkatan peran lembaga keuangan dibutuhkan untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup dengan pengembangan jasa keuangan berkelanjutan.
"Nota kesepahaman ini menggarisbawahi beberapa ruang lingkup seperti empat program kerja bagi pembangunan berkelanjutan," kata Muliaman di Jakarta, Selasa (26/8/2014).
Muliaman menjelaskan, langkah pertama program tersebut yaitu penyusunan roadmap sustainable finance atau peta jalan sistem keuangan yang berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK).
“Selanjutnya langkah kedua, adalah peningkatan kesadaran melalui seminar nasional dalam peresmian roadmap sustainable finance. Langkah ketiga adalah dalam membentuk capacity building melalui training analisis pembiayaan sektor strategis yang ramah lingkungan untuk LJK dan Pengawas OJK,” ujarnya.
Kata Muliaman, program yang keempat adalah bagaimana melakukan penelitian bersama dalam menyusun model pembiayaan berkelanjutan untuk LJK dan penyediaan informasi terkait izin lingkungan yang mudah diakses oleh LJK dan Pengawas OJK.
"Langkah progam yang terakhir adalah mendorong penyelesaian rancangan peraturan pemerintah tentang instrumen ekonomi lingkungan hidup," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto