Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menguat pada penutupan Kamis (28/8/2014), sebesar 19,23 poin didorong aksi beli pelaku pasar asing.
IHSG BEI ditutup menguat sebesar 19,23 poin atau 0,37 persen ke posisi 5.184,48. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 2,48 poin (0,28 persen) ke level 883,18.
"Penguatan indeks BEI kembali naik didorong pelaku pasar asing yang kembali melakukan transaksi beli bersih di pasar saham domestik," kata Analis PT Anugerah Sekurindo Indah, Bertoni Rio di Jakarta, Kamis.
Dalam data perdagangan saham di BEI, pelaku pasar asing kembali mencatatkan beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp198,453 miliar.
Menurut Bertoni Rio, aksi beli pelaku pasar asing itu merespon langkah pemerintah yang akan segera melakukan normalisasi pasokan BBM ke masyarakat agar tidak terjadi antrean di sejumlah SPBU akibat kelangkaan.
"Normalisasi itu dinilai positif pasar, karena terhambatnya pasokan akan mengganggu pertumbuhan ekonomi," katanya.
Analis HD Capital Yuganur Wijanarko merekomendasikan untuk mengakumulasi di beberapa saham berkapitalisasi besar, saham-saham itu dapat menjadi penggerak indeks BEI melanjutkan penguatan.
"Secara teknikal, indeks BEI akan membentuk tren kenaikan baru menuju kisaran 5.250 poin," katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 231.125 kali dengan volume mencapai 3,73 miliar lembar saham senilai Rp4,25 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 205 saham, yang melemah 123 saham, dan yang tidak bergerak 103 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 177,75 poin (0,71 persen) ke level 24.741,00, indeks Nikkei turun 74,96 poin (0,48 persen) ke level 15.459,86 dan Straits Times melemah 2,84 poin (0,08 persen) ke posisi 3.338,22. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta