Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (29/8/2014) ditutup melemah sebesar 47,61 poin atau 0,92 persen menyusul aksi jual oleh pelaku asing. Pada perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup di posisi 5.136,86. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 13,99 poin (1,58 persen) ke level 869,19.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan bahwa pelaku pasar saham asing di dalam negeri kembali melakukan aksi jual akibat tekanan bursa saham di kawasan regional sehingga indeks BEI terkena imbasnya. Dalam data perdagangan saham di BEI, investor asing membukukan jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp749,57 miliar pada akhir pekan ini.
"Walaupun sentimen dari dalam negeri cukup positif menyusul terapresiasinya mata uang rupiah, namun belum cukup mampu menopang indeks BEI," kata Reza Priyambada.
Ia mengemukakan bahwa beberapa sentimen yang terbilang positif di dalam negari diantaranya terapresiasnya mata uang rupiah, aksi pemerintah yang melakukan normalisasi penyaluran BBM subsidi agar tidak terjadi kelangkaan, dan lancarnya pertemuan antara Presiden SBY dengan calon presiden Joko Widodo untuk membahas APBN.
"IHSG BEI masih tetap memiliki peluang terjadinya pembalikan arah," katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 173.252 kali dengan volume mencapai 3,47 miliar lembar saham senilai Rp4,65 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 148 saham, yang melemah 173 saham, dan yang tidak bergerak 91 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 1,06 poin (0,00 persen) ke level 24.742,06, indeks Nikkei turun 35,27 poin (0,23 persen) ke level 15.424,59 dan Straits Times melemah 3,13 poin (0,09 persen) ke posisi 3.327,09. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
-
Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal
-
BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon
-
Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil
-
Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI
-
IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!
-
Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo
-
Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen
-
Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil
-
Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV