Suara.com - Bisnis online bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Abdul Majid, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta sudah membuktikan hal itu. Dia membuka toko online yang diberi nama Ada Sepatu.
Dari namanya sudah jelas bahwa barang yang ditawarkan oleh Abdul adalah sepatu. Menurut dia, sepatu yang ditawarkan adalah sepatu dengan merek-merek ternama.
Abdul mulai tertarik untuk memulai bisnis online pada 2011. Ketertarikan kepada sepatu menjadi awal dirinya berkecimpung di bisnis online.
"Pada tahun 2011, saya tertarik akan berbagai macam merk sepatu, akhirnya membuka bisnis online shop sepatu lantaran tidak ingin bekerja di bawah orang lain," kata Aryan kepada Suara.com di Jakarta, Senin (15/9/2014).
Aryan mengungkapkan, dengan modal awal Rp500 ribu, dirinya dapat meraup omset hingga Rp3 juta per bulan dari bisnis online shop sepatu tersebut.
Dia menuturkan, untuk sepatu yang diperjualbelikan antara lain merk-merk seperti Vans, Adidas, Nike, Docmart, Puma, Reebok, Asics, Convers, dan New Balance. Untuk harga bervariatif dari Rp300 ribu hingga yang paling mahal Rp2 juta.
"Sepatu yang dijual dengan berbagai macam merk ternama, dengan range harga yang bervariatif dari Rp 300 ribu sampai Rp2 juta untuk kualitas original. Sedangkan sepatu dengan kualitas premium harganya beda yaitu antara Rp300 ribu-Rp 700 ribu," tuturnya.
Dia menjelaskan, target-target penjualan biasanya dari kalangan anak muda yang menyukai fashion style sepatu.
"Target penjualan biasanya anak muda yang menyukai fashion style sepatu. Untuk pengiriman di wilayah Jabodetabek tidak dikenakan biaya pengiriman dan langsung Cash on Delivery (COD)-an, kecuali di luar kota," jelasnya.
Jika anda berminat untuk memiliki sepatu dengan kualitas original atau premium, dengan harga yang terjangkau, bisa anda dapatkan di Ada_Sepatu. Untuk melihat semua barang yang dijual bisa cek di twitter @ada_sepatu.
Berita Terkait
-
Cerita Perempuan di Dunia Riset, Membuktikan Karier dan Keluarga Bisa Sejalan
-
Hidup di Balik Angka: Pelajaran Karier Auditor dari Dua Dekade Pengalaman Nino Fediawan Kusmedi
-
Rahasia Sukses di Usia Muda: 7 Kisah Inspiratif dari Dunia Teknologi
-
40 Ucapan Selamat Tahun Baru yang Menyentuh, Penuh Makna, dan Inspiratif untuk Status Media Sosial
-
Warren Buffett: Anak Ajaib dari Omaha yang Mengubah Dunia Investasi
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS
-
BBM di Shell Kembali Langka? Ini Kata ESDM