Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/9/2014), ditutup menguat tipis sebesar 1,18 poin setelah bergerak di area negatif di sepanjang perdagangan awal pekan ini.
Penguatan sebesar 1,18 poin atau 0,02 persen ke posisi 5.144,89, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 0,21 poin (0,02 persen) ke level 870,32.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, bahwa aksi beli terjadi menjelang penutupan perdagangan saham di sesi sore awal pekan, sehingga menopang indeks BEI meski belum signfikan.
"Sebagian pelaku pasar saham memanfaatkan saham-saham yang tertekan untuk diakumulasi secara selektif," katanya.
Menurut dia, aksi beli selektif itu dikarenakan pelaku pasar saham sedang menanti keputusan kebijakan bank sentral AS (the Fed) pada pertemuan komite pasar terbuka federal (FOMC).
"Fase konsolidasi di dalam pergerakan IHSG masih akan berlanjut, dikarenakan minimnya sentimen baik negatif maupun positif sehingga pasar 'wait and see', pasar bergerak moderat namun masih bertahan di dalam pola tren penguatan jangka panjang," paparnya.
Dia memperkirakan bahwa indeks BEI akan bergerak di kisaran 5.117-5.186 poin untuk perdagangan besok, Selasa (16/9/2014), beberapa saham yang dapat diperhatikan diantaranya Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), AKR Corporindo Tbk (AKRA), Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP), Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 181.558 kali dengan volume mencapai 3,16 miliar lembar saham senilai Rp3,94 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 143 saham, yang melemah 186 saham, dan yang tidak bergerak 94 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 238,33 poin (0,97 persen) ke level 24.356,99, indeks Nikkei naik 39,09 poin (0,25 persen) ke level 15.948,29 dan Straits Times melemah 33,08 poin (0,99 persen) ke posisi 3.312,47. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta