Suara.com - Pelaku pasar menilai Indonesia akan menunjukkan penyesuaian ekonomi yang lebih cepat selama akhir tahun 2014. Ekonom dari the Royal Bank of Scotland (RBS) untuk Asia Tenggara, Vaninder Singh mengungkapkan, terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden RI yang baru diyakini akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Menurut dia, pasar merespon positif terpilihnya Jokowi sebagai presiden. Ini terlihat dari masuknya modal asing ke bursa saham yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia melonjak tinggi.
“Kami memprediksi rupiah akan dalam kondisi yang stabil hingga akhir tahun. Defisit neraca pembayaran di kisaran 2,8 persen dari Produk Domestik Bruto, lebih rendah dari prediksi Bank Indonesia. Pertumbuhan ekonomi di angka 5,2 persen. Optimisme ini berdasarkan sinyal-sinyal penyesuaian ekonomi yang lebih cepat pasca-pemilu presiden,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/9/2014).
Vaninder menambahkan, salah satu sinyal perekonomian yang membaik adalah ekspor bahan baku setengah jadi (ore) yang akan meningkat dalam beberapa bulan. Ini menyusul revisi yang dilakukan pemerintah terhadap kontrak dari sejumlah perusahaan tambang.
Selain itu, impor akan terus turun karena Indonesia sudah melewati bulan puasa dan juga pemilihan umum. Sehingga defisit neraca pembayaran akan turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3,3 persen.
Berita Terkait
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Ada Apa di Balik Ngototnya Jokowi Suarakan Prabowo-Gibran Dua Periode?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan
-
BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan
-
Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun