Suara.com - Perusahaan teknologi Cina, Alibaba berhasil mencatat rekor sebagai perusahaan dengan penawaran saham perdana terbesar di sepanjang sejaragh di Amerika. Dalam Initial Public Offering atau penawaran saham perdana tersebut, harga saham Alibaba dihargai 68 dolar Amerika.
Dari IPO tersebut, Alibaba berhasil meraup dana sebesar 21,8 miliar dolar Amerika. Saham Alibaba diperdagangkan dengan kode BABA di bursa saham New York. Investor langsung memburu saham tersebut ketika pertama kali ditawarkan pertama kali kepada publik.
Sejumlah analis memprediksi, harga saham Alibaba akan terus meningkat dala beberapa hari ke depan.
“Harganya akan terus naik. Mereka (Alibaba-red) ingin meraih sukses di bursa saham,” kata Francis Gaskins.
Jumlah dana yang didapat Alibaba dari penawaran saham perdana itu berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Visa dengan 17,9 miliar dolar Amerika pada 2008.
Dengan harga saham 68 dolar Amerika, maka nilai perusahaan Alibaba secara keseluruhan adalag 170,8 miliar dolar Amerika. Itu membuat Alibaba menjadi perusahaan ke-23 dengan nilai terbesar berdasarkan Standard & Poor.
Alibaba berhasil mengungguli perusahaan besar seperti Amazon dan eBay. Dua perusahaan itu mempunyai nilai 150 miliar dolar Amerika dan 65 miliar dolar Amerika. (Bloomberg/USAToday)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun
-
Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%
-
Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen
-
Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas
-
Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah
-
Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan
-
Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran