Suara.com - Banyak masyarakat di Indonesia yang belum mengetahui tentang hal perbankan, karena besarnya investasi untuk membangun cabang di seluruh Indonesia terlalu besar. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberlakukan aturan agar bank bisa ekspansi tanpa cabang, dengan istilah branchless banking.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, model branchless banking adalah sebuah sistem transaksi perbankan yang bisa melalui telepon seluler atau HP. Dengan model ini maka akan ada orang yang ditunjuk menjadi agen bank di daerah-daerah yang belum terjamah.
Sistem tersebut sudah diujicoba pada 5 bank, dengan negara Cina dan Bangladesh sudah lebih dulu mengimplementasikan program ini dan sudah mulai berkembang.
"Saya ambil contoh, ini penting. Per tahun lalu di Cina hampir sejuta orang sudah jadi agen, Bangladesh juga sudah lebih dari 100 ribu agen. Nah Indonesia saya kira bisa. Kita akan libatkan
masyarakat jadi agen," kata Muliaman di acara Mandiri International Financial Inclusion Forum di Grand Ballroom Hotel Hyatt, Jakarta, Kamis (23/10/2014).
Muliaman mengungkapkan, melalui agen-agen tersebut, masyarakat bisa bersentuhan langsung dengan produk-produk perbankan untuk mengajukan kredit, menabung, asuransi, dan lainnya.
"Jadi tidak hanya kredit, kita juga bisa membuka berbagai macam sehingga ini menjadi sesuatu jauh lebih menarik. Ini perlu diperhatikan jadi ada kredit mikro, tabungan mikro, asuransi mikro. Ini jadi satu paradigma baru. Memasarkan produk-produk keuangan melalui teknologi," pungkasnya.
Mulaiman menambahkan, aturan branchless banking tersebut akan diterbitkan pada akhir November 2014.
"Kami akan mengeluarkan aturan branchless banking , tidak akan terlalu lama, karena ini sudah sejak lama dicanangkan, kemungkinan 3-4 minggu lagi, akhir November," tambahnya. (Tengku Sufiyanto)
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Menhub Soal Larangan Truk Sumbu Tiga: Bukan Matikan Bisnis, tapi Jaga Nyawa!
-
Apa Itu PPPK Paruh Waktu: Gaji, Jam Kerja, Tunjangan dan Pensiun
-
OJK Proyeksi Industri Dana Pensiun Bakal Tinggi, Ini Strateginya
-
Apa Itu ROA? Kenali Fungsi dan Rumusnya untuk Menilai Kinerja Bisnis
-
OJK Tancap Gas Konsolidasi Bank, Ratusan BPR/S Akan Digabung
-
Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai
-
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
-
Purbaya Ungkap Peluang Gaji PNS Naik Tahun Depan, Ini Bocorannya
-
ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari
-
Harga Cabai Tak Kunjung Turun Masih Rp 70.000 per Kg, Apa Penyebabnya?