Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menyampaikan visi ekonomi pemerintahannya di hadapan ratusan pengusaha dalam sebuah acara forum pimpinan perusahaan yang berlangsung di Jakarta, Jumat (7/11/2014).
Kepala Negara dijadwalkan membuka Kompas 100 CEO Forum yang berlangsung di sebuah hotel di kawasan Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan pada pukul 08.30 WIB.
Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Presiden menyampaikan kemandirian ekonomi dan memajukan sektor maritim menjadi salah satu fokus kerja pemerintah.
Bahkan dalam pidato pertamanya sebagai Presiden usai dilantik pada 20 Oktober 2014 lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kini saatnya potensi maritim diolah lebih dalam untuk kemajuan bangsa.
"Kita telah terlalu lama memunggungi laut, memunggungi samudra, memunggungi selat dan teluk, kini saatnya kita mengembalikan semuanya sehingga 'Jalesveva Jayammahe', di laut justru kita jaya, sebagaimana semboyan nenek moyang kita di masa lalu, bisa kembali lagi membahana," kata Presiden Joko Widodo di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat usai dilantik.
Ia juga menyerukan kepada Bangsa Indonesia untuk bekerja keras karena maritim merupakan masa depan negara.
"Kita harus bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim. Samudra, laut, selat, dan teluk adalah masa depan peradaban kita," kata Presiden. (Antara)
Berita Terkait
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Sandiaga Uno Mau Startup Muda RI Tembus Pasar Internasional
-
Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI
-
Prabowo Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Super Strategis ke Pengusaha AS
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket
-
Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru
-
Batas Maksimal Tarik Tunai ATM Pecahan Rp 20.000, THR Bisa Sepuasnya?
-
Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
-
SMF Bakal Ajukan PMN Rp5,39 Triliun untuk Pembiayaan FLPP 2026
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump