Suara.com - PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaannya, Medco Arabia Ltd, menandatangani perjanjian kontrak eksplorasi minyak dan produksi baru di Blok Oman 56, Oman.
Perjanjian itu ditandatangani Menteri Minyak dan Gas Oman Mohammed bin Hamad Al Rumhy, sebagai wakil Pemerintah Oman, dengan Medco dan mitra lokal Intaj LLC.
Dalam konsorsium itu, Medco memiliki mayoritas hak partisipasi kepemilikan sekaligus menjadi operator Blok Oman 56.
Oman 56 berada di di cekungan hidrokarbon yang produktif, Oman Salt Basin. Mencakup luas area 5.808 kilometer persegi dengan tiga penemuan hidrokarbon yang telah diidentifikasi, blok tersebut diperkirakan mempunyai kandungan minyak sebesar 370 juta barel minyak (oil in place).
Enam prospek potensial lainnya juga telah berhasil diketahui, sehingga bisa menambah cadangan minyak. Blok Oman 56 akan menambah portofolio MedcoEnergi dari aset internasional yang telah ada saat ini di Oman, Libya, Yaman, Tunisia, AS, dan Papua Nugini.
MedcoEnergi telah beroperasi di Oman sejak 2006 sebagai operator kontrak jasa lapangan minyak Karim Small Fields (KSF).
Lokasi Oman 56 bersebelahan dengan KSF dan memiliki kesamaan geologi serta keuntungan sinergi operasi dengan KSF ke depannya.
Direktur Utama MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengatakan, blok Oman 56 imerupakan salah satu area eksplorasi terbesar di Oman dan mempunyai potensi kandungan hidrokarbon yang besar.
"Blok ini akan memperkuat posisi perseroan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, terutama Oman," katanya.
Ia meyakini kesuksesan operasi KSF dapat diulang kembali di Oman 56. (Antara)
Berita Terkait
-
Jaring Investor AS, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Diperdagangkan di OTCQX
-
MedcoEnergi Mulai Operasikan Pembakit Listrik di Batam Berkapasitas 39 MW
-
MEDC Kini Bagian dari OGMP 2.0, Apa Pengaruhnya
-
Penyebab Laba Bersih MedcoEnergi Turun 69 persen di Kuartal III-2025
-
MedcoEnergi Umumkan Pemberian Dividen Interim 2025 Sebesar Rp 28,3 per Saham
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek