Suara.com - Sebagian besar warga Singapura mengaku ingin bekerja di Google, perusahaan internet raksasa asal Amerika. Berdasarkan studi yang dilakukan Jobstreet.com, alasan terbesar warga Singapura berminat untuk bekerja di Google adalah karena reputasinya.
Menurut mereka, reputasi berhasil mengalahkan gaji di setiap tingkatan serta tunjangan serta insentif yang diterima menjadi daya tarik utama. Faktor lainnya adalah jam kerja dan kemungkinan bisa bekerja dari rumah menempati posisi nomor dua. Sedangkan gaji merupakan faktor ketiga.
Sedangkan faktor keempat adalah pelatihan dan juga pengembangan di manan kandidat berharap bisa meningkatkan kemampuannya demi karir. Sedangkan promosi internal dan jenjang karir juga menjadi faktor lain yang membuat warga Singapura tertarik untuk bekerja di Google.
Selain Google, perusahaan lain yang juga menarik minat warga Singapura adalah Shell, Singapore Airlines, ExxonMobile dan Keppel Corporation. JobStreet.com melakukan survei secara online kepada 940 karyawan di sejumlah industri. (Channelnewsasia)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI