Bisnis / Keuangan
Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB
BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • Danantara Indonesia menggabungkan empat manajer investasi BUMN menjadi satu entitas dengan Mandiri Manajemen Investasi sebagai perusahaan utama.
  • Konsolidasi di Jakarta pada 7 Juli 2026 ini bertujuan membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi serta efisien.
  • Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan nilai aset negara, meningkatkan produktivitas, serta memberikan kontribusi ekonomi bagi pembangunan nasional.

Suara.com - Danantara Indonesia akhirnya menyatukan BUMN manajer investasi dan aset manajemen menjadi satu entitas. Konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional guna mengoptimalkan nilai aset negara.

Adapun, empat entitas yang akan di-merger yaitu, PNM Investment Management, BNI Asset Manajemen, Mandiri Manajemen Investasi, BRI Manajemen Investasi.

Dalam penyatuan itu, Mandiri Manajemen Investasi akan menjadi entitas utama diantara tiga BUMN tersebut.

"Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," ujar COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Kepala BP BUMN/COO BP Danantara, Dony Oskaria [Suara.com/Achmad Fauzi].

Melalui merger ini, Danantara akan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat kapabilitas dan tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi.

Konsolidasi ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.

Danantara menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan aset negara yang lebih terintegrasi, profesional, dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas aset BUMN, memperkuat kepercayaan investor, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional

Baca Juga: Rampungkan Streamlining 10 Entitas, Telkom Perkuat Transformasi Jadi Strategic Holding

Load More