Suara.com - Musyawarah Nasional (Munas) XV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ricuh. Dalam sidang pleno Rabu (14/1/2015) dinihari terjadi aksi pemukulan dan pelemparan kursi. Kericuhan terjadi diduga karena salah satu kandidat yang merasa kalah berusaha mengulur waktu pemilihan dan menolak tata cara pemungutan suara melalui voting.
Di tengah-tengah perdebatan antar peserta munas, tiba-tiba terjadi aksi lempar kursi. Salah seorang peserta munas, Pierre Sanjaya, berusaha meredakan suasana dengan menahan peserta lain agar tidak melakukan aksi lempar kursi lagi. Namun upaya dari perwakilan BPD DKI Jakarta tersebut ditentang dan Pierre dipukul oleh peserta lainnya. Kericuhan dapat diredakan setelah aparat keamanan turun tangan melerai para peserta.
Aldi Karmawan, Koordinator Media Tim Bayu Priawan Djokosoetono, menyatakan bahwa keributan itu adalah upaya pihak lain untuk menunda proses pemungutan suara. Dalam pleno pemandangan umum, kubu calon ketua umum Bayu Priawan Djokosoetono unggul dibanding dua calon lain.
“Harusnya pagi ini kita sudah bisa melakukan proses pemungutan suara. Dan berdasarkan jumlah pernyataan dukungan DPD dari seluruh Indonesia yang disampaikan dalam pleno semalam, Bayu sudah unggul, Kami menduga keributan ini sengaja diciptakan agar forum ini tidak tercapai quorum, sehingga tidak bisa dilakukan proses pemungutan suara,” papar Aldi, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Rabu (14/1/2015).
Ketegangan sebenarnya sudah mulai terasa sehari sebelum Presiden Joko Widodo membuka secara resmi perhelatan itu. Ketegangan-ketegangan berkali-kali terjadi dan pimpinan pun terpaksa menunda persidangan. Dalam jadwal resmi munas itu seharusnya telah selesai pada Selasa, (13/1/2015) siang hari.
Abdul Latief, salah seorang pendiri Hipmi, pada Selasa malam telah berusaha meredakan ketegangan. Di depan peserta siding pleno yang tertunda dia mengingatkan bahwa marwah organisasi harus dipertahankan, berbagai kericuhan di organisasi-organisasi yang akhir-akhir terjadi tak perlu.
Tag
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
-
Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini
-
Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan
-
Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43
-
Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram