Bisnis / Makro
Selasa, 03 Maret 2015 | 21:55 WIB
Tiket kereta api naik (Antara)

Suara.com - Tarif kereta api kelas ekonomi akan naik per 1 April 2015 mendatang. Penaikkannya sangat tinggi hampir 2 kali lipat.

Mulai tanggal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menaikkan tarif KA Ekonomi baik lokal maupun jarak jauh. Di wilayah Daerah Operasi (Daops) 8 Surabaya ada 7 kereta api jarah jauh dan 10 kereta api lokal bersubsidi yang mengalami kenaikan.

Manager Humas PT KAI Daops 8 Surabaya, Sumarsono mengatakan penaikkan ini dikarenakan penaikkan harga BBM bersubsidi, kurs dolar terhadap rupiah, dan perubahan perhitungan biaya operasional (BOP) KA Ekonomi dari 8 persen menjadi 10 persen.

"Kenaikan tarif dilakukan agar dapat menjaga kelanjutan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pengguna jasa KA. Sehingga masyarakat tetap dapat menggunakan jasa KA sebagai pilihan moda transportasi massal yang aman, nyaman, bebas macet, dan ramah lingkungan," ujar Sumarsono, Selasa (3/3/2015).

Kereta api ekonomi bersubsidi jarak sedang dan jauh yang mengalami kenaikan di antaranya KA Logawa, Kertajaya, Pasundan, Sri Tanjung, Gaya Baru Malam Selatan, Matarmaja dan Tawang Alun. Harga tiket KA Matarmaja jurusan Malang - Jakarta Pasar Senen mengalami kenaikan dari Rp65.000 menjadi Rp115.000.

Sedangkan kereta api ekonomi bersubsidi jarak dekat atau lokal di wilayah Daops 8 Surabaya yang mengalami kenaikan adalah KA Penataran, Tumapel, Dhoho, Ekonomi Lokal dan KRD. Kenaikan harga tiket bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga Rp50.000.

KRD jurusan Surabaya - Porong PP dan Surabaya - Lamongan PP misalnya, mengalami kenaikan dari harga semula Rp2.000 menjadi Rp4.000. (Yovie Wicaksono)

Load More