Suara.com - Kementerian Keuangan membuka pendaftaran seleksi calon Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Sang calon akan menggantikan posisi Agung Kuswondono, yang saat ini menjabat Dirjen Bea dan Cukai.
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo telah membentuk panitian seleksi atau pasel untuk menjaring Dirjen Bea dan Cukai baru. Lelang jabatan itu terbuka untuk pegawai negeri sipil (PNS), Anggota TNI/Polri, serta Direksi atau mantan Direksi Badan Usaha Milik Negara.
"Nah untuk mencari penggantinya kita melakukan lelang jabatan. Sebelum dapat kami akan latik dulu Plt (pelaksana tugas) Dirjen Bea dan Cukai," jelas Mardiasmo di Jakarta, Kamis (30/4/2015).
Mardiasmo menjelaskan ada beberapa syarat bagi pendaftar yang akan mengisi jabatan tersebut. Untuk PNS minimal telah berpangkat pembina muda golongan IV/c atau eselon II selama 5 tahun.
Kemudian untuk kalangan TNI/Polri minimal telah berpangkat Mayor/Jenderal, Laksamana Muda, Marsekal Muda, atau Inspektur Jenderal Polisi selama 5 tahun. Untuk direksi BUMN minimal telah menjabat 5 tahun dan maksimal usia 58 tahun. Calon Dirjen Bea dan Cukai tidak boleh ada keterkaitan dengan Partai Politik.
"Seleksi ini akan berlangsung dengan sangat ketat untuk mendapatkan pemimpin yang berkompeten. Jadi bukan hanya bea masuk dan keluar, kita inginkan orang yang berpengalaman," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026