Suara.com - Harga minyak dunia turun pada Kamis (4/6/2015) atau Jumat (5/6/2015) pagi waktu Indonesia, di tengah tidak adanya tanda-tanda bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan memangkas kuota produksi mereka pada pertemuan Jumat.
Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juli bergerak turun 1,64 dolar AS menjadi ditutup pada 58 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli turun 1,77 dolar AS menjadi menetap di 62,03 dolar AS per barel.
OPEC mempertahankan kuota produksi 30 juta barel per hari pada pertemuan November tahun lalu, yang menyumbang sekitar 40 persen dari produksi minyak mentah global.
Produksi kartel pada Mei meningkat menjadi lebih dari 31 juta barel per hari, menurut perkiraan Bloomberg.
Pasar juga mundur karena Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2015 untuk AS, konsumen minyak terbesar dunia, turun menjadi 2,5 persen dari prediksi April 3,1 persen.
Ketua IMF Christine Lagarde mengatakan pada Kamis bahwa perkiraan pertumbuhan ekonomi AS direvisi turun, sebagian besar disebabkan oleh kinerja lemah pada kuartal pertama.
Ekonomi AS menyusut pada tingkat tahunan 0,7 persen pada kuartal pertama, menandai kontraksi kuartalan ketiga setelah krisis keuangan berakhir pada pertengahan 2009. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis