Bisnis / Keuangan
Selasa, 07 Juli 2015 | 13:52 WIB
Pedagang sembako di pasar inpres Senen Jakarta, Senin (30/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto menyinggung masalah perlambatan ekonomi dan lemahnya nilai rupiah dalam pidato rapat paripurna penutupan masa sidang IV 2014-2015, di gedung DPR, Selasa (7/7/2015).

"Terkait perlambatan ekonomi dan terjadinya pelemahan nilai rupiah yang mewarnai kinerja ekonomi nasional, DPR mengingatkan pemerintah agar melakukan langkah nyata untuk mengembalikan kinerja ekonomi nasional, seperti yang telah dicapai pada tahun sebelumnya," kata Setya.

Setya khawatir perlambatan ekonomi disusul kenaikan harga kebutuhan pokok. Itu sebabnya, kata dia, kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran perlu dipantau.

"DPR melalui komisi terkait telah meminta pemerintah untuk melakukan upaya pengendalian harga kebutuhan masyarakat, terutama jelang hari raya Idul Fitri," kata dia.

Selanjutnya, terkait arus mudik Lebaran, DPR meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap kelancaran arus lalu lintas.

Penyelesaian infrastruktur dan keamanan selama mudik, kata dia, harus didukung.

"Pimpinan DPR mengingatkan perlunya kerjasama antara masyarakat, penegak hukum, dan pemerintah untuk mewujudkan mudik lebaran yang tertib, aman dan nyaman," ujarnya.

Load More