Tradisi berkirim hantaran parsel menjelang Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan sejumlah pedagang musiman untuk meraup untung. Salah satunya pedagang yang berjualan di depan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.
Kawasan ini memang sudah terkenal sebagai lapak pedagang parsel saat lebaran ataupun natal tiba. Pedagang yang berjualan pun merupakan pemain lama yang dari tahun ke tahun tak pernah absen memanfaatkan momen spesial keagamaan.
Seperti Serli yang sudah 8 tahun berjualan parsel di Cikini. Dari berjualan parsel saja Ia bisa meraup untung hingga 400 juta dalam seminggu.
"Minggu kemarin paling ramai. Biasanya minggu terakhir sudah menurun, dan kita kasih diskon lebih banyak mendekati lebaran. Tapi ini menurun dibanding omset tahun lalu," ungkapnya kepada Suara.com, Senin (13/7/2015).
Tak hanya Serli, Yayat, pedagang lainnya mengaku bahwa omset dari berjualan parsel bisa mencapai 500 juta dalam seminggu. Meski Ia tidak menampik tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun ini lebih sepi dibanding tahun lalu. Mungkin karena lebaran tahun ini kan barengan sama anak-anak masuk ajaran baru di sekolah jadi kebutuhannya dibagi. Biasa omset lebih dari itu Mbak," ungkap Yayat.
Kendati sepi, baik Serli dan Yayat belum mau memberikan diskon besar-besaran pada hari ini. Keduanya baru akan memberikan diskon ketika H-2 lebaran.
"Kalau diskon paling mulai Rabu atau Kamis mba. H-2 lah. Diskonnya bisa 50-100 ribu per parsel, tergantung berapa item yang dipesan," imbuh Serli.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Pemerintah Batasi Operasional Kendaraan Truk Tronton Selama Arus Mudik Lebaran
-
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok