Suara.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengimbau seluruh maskapai di Tanah Air untuk aktif menginformasikan penutupan bandar udara agar calon penumpang memiliki pilihan moda transportasi yang digunakan sebelum pergi.
"Maskapai harus seawal mungkin memberitahukan jika ada penutupan di bandara," ujarnya, di sela inspeksi arus balik di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, di Sidoarjo, Jumat (24/7/2015).
Ia juga meminta maskapai tidak membatasi pilihan calon penumpang terkait kompensasi akibat penutupan bandara, antara mengembalikan sejumlah uang seharga tiket (refund) atau penjadwalan ulang keberangkatan (reschedulle).
"Jadi, beri pilihan ke calon penumpang maunya seperti apa. Satu lagi, jangan janji yang tidak ada," kata dia.
Tidak itu saja, dia menyarankan maskapai memperbaiki sistem yang memiliki keterkaitan dengan penjualan tiket secara dalam jaringan (online).
"Semisal, kalau ada penutupan bandara maka informasikan ke penjualan onlinesehingga tidak ada penjualan tiket pada jam tersebut," katanya.
Beberapa hari terakhir ini, di sejumlah bandara kerap dilakukan buka tutup hingga berpengaruh pada aktivitas penerbangan akibat abu vulkanis Gunung Raung (3.332 mdpl), antara lain Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Lombok dan Bandara Internasional Juanda.
Kemudian, Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Bandara Blimbingsari (Banyuwangi), Bandara Notohadinegoro (Jember) serta Bandara Trunojoyo (Sumenep, Pulau Madura).
Bahkan, sampai saat ini yang masih mengalami penutupan dan penghentian aktivitas penerbangan adalah Bandara Abdulrachman Saleh Malang dan Bandara Notohadinegoro Jember.
"Karena ini faktor alam dan bencana maka semua pihak, khususnya calon penumpang harus bersabar. Kalau buru-buru, lebih baik cari moda transportasi lain," kata Jonan.
Akibat letusan Gunung Raung di berbatasan tiga kabupaten di Jawa Timur, yakni Jember, Bondowoso dan Banyuwangi, berimbas kepada penundaan penerbangan.
Sementara itu, atas nama Pemerintah Pusat ia juga menyampaikan apresiasinya kepada manajemen Bandara Ngurah Rai dan Juanda yang dia pandang siap mengantisipasi penutupan akibat letusan Gunung Raung. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat