Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Dharmansyah Hadad menilai usulan Majelis Ulama Indonesia mengenai pengelolaan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dengan menggunakan sistem syariah menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan.
"Iya, itu menjadi salah satu opsi," kata Muliaman usai Family Gathering memperingati Hari Ulang Tahun Pasar Modal yang ke-38 di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (9/8/2015).
Hanya saja dia belum bisa memastikan apakah sistem syariah dalam pengelolaan BPJS akan dikelola perbankan syariah. Namun peluang itu sangat terbuka.
"Saya katakan tidak harus (dikelola Bank Syariah), tapi itu bisa saja. Makanya nanti kami buat operasionalnya," ujarnya.
Sementara itu, lanjutnya, polemik mengenai pengelolaan BPJS itu dianggap sudah selesai paska pertemuan MUI, OJK dan Pemerintah beberapa waktu lalu.
"Nanti kami cari mekanisme yang baik. Sekarang kami dorong agar sistem BPJS bisa kembali normal," imbuhnya.
Selain itu, masukan dari MUI terkait pengelolaan BPJS secara syariah, hal itu harus melalui revisi pada undang undang BPJS. Oleh sebab itu, rencana revisi itu harus dibahas oleh Pemerintah, OJK bersama DPR.
"Nanti akan kita lakukan diskusi itu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya