Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu, mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid III. Dalam paket tersebut, Jokowi memutuskan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebanyak Rp200 per litter, tepatnya dari Rp6900 menjadi Rp6700. Sedangkan untuk harga premium tetap.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro mengamini langkah Pemerintah tidak tidak menurunkan harga premium. Menurutnya, keputusan tersebut lantaran 43 persen premium dikonsumsi oleh kendaraan pribadi.
"Kami ini kan sejalan dengan program pemerintah yang mengalihkan subsidi BBM dari konsumtif ke sektor produktif. Nah kalau dilihat, premium itu 43 persen dikonsumsi oleh kendaraan pribadi," kata Wianda saat ditemui di gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (11/10/2015).
Melihat kondisi tersebut, Wianda menilai keputusan pemerintah menurunkan harga solar dibandingkan premium, sudah tepat. Karena solar didominasi oleh kendaraan pengangkut barang atau padat karya.
"Lebih tepat solar yang diturunkan, karena banyak digunakan padat karya. Dari 46 persen dari 104 juta kendaraan angkutan truk pakai solar makanya ini dinilai lebih tepat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?